kemarin aku mati
ditengah keramaian ibu kota
melihat realita kehidupan
tak sesuai dengan harapan
demi waktu yang berputar
disetiap penjuru kau tunjukan
pemuda tangguh berguguran
menukarkan segumpal darah
demi kemenangan nafsu semata
mereka yang berjuang
dibawah panas terik yang membara
jiwa ini semakin liar
bagaikan anjing kelaparan
tak ada raga yang utuh
dibalik kertas koran lama
mereka hanya bisa berlari
membela harga diri
bertaruh masa depan
ditengah jalanan ibu kota
kemanakah engkau wahai pendidik?
kau biarkn kaca pecah dimana-mana
batu berserakan melayang diudara
apakah ini akhir dunia?
hati penuh rasa benci
moral bangsa diambang kehancuran
Kamis, 14 November 2013
Selasa, 12 November 2013
menilai seseorang itu?
apakah kalian pernah membayangkan sebuah gumpalan es batu yang berada dilaut? seberapa besar ukuran yang terlihat muncul dipermukaannya? hanya sebagian kecilnya saja bukan? benar sekali. apakah kalian pernah membayangkan seberapa besar ukuran es batu yang tidak terlihat? ternyata sebagian besarnya bukan? betul sekali.
![]() |
| gambar gunung es yang berada dilautan. |
bila kita perhitungkan, ternyata es batu itu hanya 20% nya yang muncul kepermukaan. mungkin kalian sempat timbul pertanyaan kemana yang 80% nya? nah, tenyata 80% nya itu adalah ukuran es batu yang tidak terlihat di permukaannya. misalkan gunung-gunung yang berdiri dipermukaan tanah ini. ternyata dibawah tanah masih terdapat banyak bagian gunung yang terpendam dibumi ini kan. betul sekali.
apabila dianalogikan sama halnya seperti manusia. mengapa begitu? karena ternyata manusia pun kurang lebih hanya 20% yang dapat terlihat dan 80% nya tidak terlihat siapa dia yang sebenarnya. tidak sedikit orang yang selalu salah menilai seseorang. padahal dia hanya baru melihat 20% nya saja. namun apabila kita lebih teliti, ternyata dia belum melihat 80% yang terpendamnya.
terkadang ada orang yang pertama kali menilai seseorang dari tampilan fisiknya dan tidak berkeinginan untuk menggali lebih dalam tentang siapa dia sebenarnya. ternyata kita tidak bisa menilai orang dari penampilan saja. mengapa begitu? kembali lagi ke pembahasan awal. nah, penampilan fisik yang terlihat ini lah yang dimaksud dengan 20% nya. dan 80% nya yang tidak terlihat dengan kasat mata. coba kita bandingkan 20% dengan 80%? selisihnya sangat berbeda sekali.
menilai seseorang pun tidak cukup beberapa hari bahkan tahun. bayangkan ketika kita ingin menggali gunung es yang terapung diatas. secara logika, menggali permukaannya saja dengan target waktu satu tahun pun rasanya mustahil tercapai. coba bayangkan menggali permukaannya saja perlu waktu yang sangat lama, apalagi menggali permukaan yang terpendam. mungkin kita tidak bisa bayangkan berapa tahun bisa menyelesaikan proyek tersebut.
jadi ketika kita hendak ingin menliai seseorang sama halnya kita sedang menggali es batu tadi. karena penampilan seseorang itu tidak bisa menjadi sebuah jaminan. apalagi bila ada seseorang yang belum tentu jelas bagaimana rupanya, misalkan banyak beredar gosip buruk tentang orang tersebut, bahaya sekali apabila kita sudah mempercayai gosip yang belum tentu benar. logikan sederhananya, melihat paras wajahnya saja belum pernah, apalagi berkenalan dengan orang tersebut. semoga kita tidak menjadi seorang penilai yang buruk. mungkin hanya ini sedikit ilmu dari saya semoga bisa bermanfaat bagi semua pembaca^^
Langganan:
Postingan (Atom)
